Monday, November 30, 2009
happy wedding anniversary
It has been six years I married my wife. I hope it will last forever. I realize that she has everything I have dreamt of. So many weaknesses I have.
Sunday, October 25, 2009
kemana don?
Pagi ini saya pamit kepada istri dan anak2 ke kantor. Kepada si sulung yang berumur 3,5 tahun saya bilang bahwa saya mau diurut (dipijat) karena sakit, dan dia tidak merengek minta ikut. Kalau alasannya kerja, maka dia akan protes dan minta ikut karena dia tahu hari ini hari libur. Sebelum berangkat dia bilang," tata (kakak), tevan (keyvan), ibu, mba kemana don (dong)?" Miss u all.
Tuesday, October 20, 2009
adequate decision
It has been a pretty long time I have not written in blog. Now I decided to write anything that comes up in my mind. I need to develop my writing skills, since I have to take IELT. I realize that my writing skill is poor, but it does not stop me to explore my thoughts through writing.
Actually, there are so many ideas in my mind that I need to push out. I have to be patient when doing it. Man on the street like me does not have much to tell. I think I am on the right track. I think it is okay to be a narcist. I hope tomorrow and the day after will always be better.
Actually, there are so many ideas in my mind that I need to push out. I have to be patient when doing it. Man on the street like me does not have much to tell. I think I am on the right track. I think it is okay to be a narcist. I hope tomorrow and the day after will always be better.
Thursday, July 2, 2009
Anak Ke-2
Perasaan bahagia yang saya alami ingin segera saya sampaikan kepada dunia dengan kelahiran putra kami yang kedua: Muhammad Keyvan Fairuza Anwar pada tanggal 25 Mei 2009. Pengalaman menunggui istri ketika melahirkan anak pertama, ternyata tidak terulang. Dokter kandungan menyarankan agar istri melahirkan melalui operasi, karena posisi bayi yang menyilang di perut. Posisi bayi yang sebelumnya normal dengan kepala mengarah ke jalan keluar berubah karena air ketuban pecah dan pembukaan lima yang dialami istri beberapa jam kemudian tidak bertambah. Istri dan saya setuju.
Operasi dilakukan dalam waktu tidak terlalu lama, meskipun saya merasa waktu berjalan sangat lambat. Satu jam kemudian, nama saya dipanggil oleh seorang perawat dan menginformasikan bahwa anak kami lahir dengan selamat. Betapa terharunya saya melihat bayi mungil dalam balutan kain dengan jepitan di pusarnya. Saya menangis mensyukuri rahmat Tuhan, sebagaimana yang terjadi ketika melihat putra sulung kami untuk pertama kali.
Ya Allah, semoga anak-anak kami menjadi anak yang sholeh. Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)